Pesona Danau Kembar Buyan dan Tamblingan

By: Bagus Negara
4.62/5 (13)

Tepat dijantung pulau bali dengan udara sejuk tersepoi serta terkadang diselimuti lapisan tipis kabut memutih mengalir diantara puncak puncak bukit daerah bedugul Bali. Lahirlah 2 pesona indah danau kembar. Buyan dan Tamblingan. Begitulah saudari kembar itu disebut namanya. Mereka tak terpisahkan walau memiliki karakter yang berbeda. Memiliki pesona kelebihannya masing-masing seolah kedua saudari itu seakan tak pernah iri satu dengan yang lainnya karena mereka hadir untuk melengkapi satu sama lainnya.

Saudari kembar tersebut tak lahir sendiri, mereka juga punya saudari bernama danau beratan yang seakan sibuk dengan sendirinya karena lebih dikenal wisatawan. Apalagi danau beratan memiliki permata bernama Pura Ulun Danu Beratan yang tercetak dimana seolah sebagai simbol pulau Bali dimata wisatawan. Pun seperti halnya Danau Beratan. Danau Buyan dan Tamblingan juga memiliki Pura Ulun Danu karena sejatinya Pura Ulun Danu berkonotasi Pura untuk memuja Dewi Danu.

Kita dapat menikmati ketiga danau cantik ini tidak tanpa sebab. Para Dewa memberi hadiah berupa permata-permata ini pun awalnya hasil dari bencana kolosal puluhan ribu tahun lalu ketika gunung raksasa yang tertidur mengeluarkan amarahnya sampai tak mampu mengendalikan diri hingga meluluh lantakan dirinya sendiri. Raksasa yang penuh amarah ini lambat laut diguyur hujan hingga ia mereda. Merasa bersalah atas kerusakan yang ia timbulkan, ia merubah sifatnya yang mengerikan menjadi kecantikan luar biasa dan menggenangi dirinya dengan air yang menyejukan dan memberi kehidupan kepada sekitarnya. Merekalah Danau Beratan, Buyan dan Tamblingan.

Ah, mari kita kesampingkan dulu si Danau Beratan dengan rasa bangganya. Inilah dia Danau Buyan dan Tamblingan. Si kembar dengan pesonanya tersendiri. Serupa tapi tak sama bahkan luasnya pun dapat kita katakan dengan mudah yang mana Danau Buyan yang mana Danau Tamblingan.

 

Danau Buyan.

Si Danau Buyan adalah danau terluas dari 3 bersaudari ini. ia memiliki luas 490 hektar dengan kedalaman maksimal 87 meter. Jika dilihat dari udara maka Danau Buyan berada tepat di tengah dari 3 danau dikawasan Bedugul. Masyarakat setempat lebih menggantungkan urusan irigasi kepada danau buyan yang memiliki debit air yang paling banyak. Tak hanya irigasi, masyarakat juga menggunakannya sebagai danau utama untuk berbudi daya dalam perikanan. terlihat dari banyaknya budi daya ikan buatan disepanjang pinggir danau buyan.

Si Danau buyan juga yang terkadang suka bermain-main dengan debit airnya yang membuat masyarakat menjadi geleng-geleng kepala. Ia bisa meluap hingga membanjiri pemukiman warga namun di satu waktu hampir mengering hingga tak ada air yang bisa digunakan untuk bercocok tanam. Namun itulah yang namanya karakter yang berbeda pada masing-masing.

Dari sudut pandang wisata, Danau buyan lebih indah saat dipandang dari kejauhan. Menikmati hamparan luasnya perairan yang begitu jernih dari atas-atas tebing kaldera bekas amukan gunung raksasa di masa lampau. Di pinggir kaldera itu juga merupakan jalur jalan raya penghubung Bedugul kabupaten tabanan dan Busung Biu Kabupaten Buleleng. Menepilah disana maka kita akan temukan warung-warung atau restoran dengan minuman hangat sebagai pendamping keindahan danau buyan ini. Kopi luwak asli adalah minuman terbaik disini.

Walau sebagai tempat persinggahan, tak terasa kita bisa berlama-lama berada disini hingga kita bisa lupa waktu. Apalagi kini pada satu titik terdapat persinggahan yang memiliki arsitektur unik untuk mengabadikan momen. Seperti rumah bambu dan ayunan.

danau buyan

Danau buyan oleh @mr.travelller

Via Instagram by @mr.travelller

Via Instagram by @adieakram24

Via Instagram by @juliiantarii

 

Danau Tamblingan

Danau Tamblingan di sisi lain merupakan danau yang paling kecil dari ketiga danau di wilayah bedugul yang hanya 1,9Km2. Cara menikmati danau cantik ini tentu sangat berbeda dengan saudari kembarnya yaitu Danau Buyan. Jika danau buyan sangat indah di nikmati dari kejauhan atau dari atas tebing kaldera danau. Maka Danau Tamblingan berbeda. Munurut saya tidak ada yang menarik dari danau tamblingan jika di pandang dari jauh. Hanya sebuah danau kecil yang dikelilingi tebing dengan vegetasi lebat. Tidak ada warna warni bunga disekelilingnya seperti danau buyan atau aktivitas masyarakat seperti rumah-rumah penduduk atau yang lainnya.

Namun Danau Tamblingan baru akan nampak sangat memukau ketika kita menjamahnya lebih dekat atau dengan turun ke pinggir danau. Jalur menuju tepi danau bisa di jangkau melewati jalan ke arah barat lalu turun ke Desa Gubug. Gunakan Google Map untuk memudahkan menuju jalur masuk ke Danau Tamblingan. Setelah melewati desa Gubug maka kita akan mengerti hal yang membuat Danau Tamblingan memiliki karakternya tersendiri.

Ia dicintai oleh orang-orang yang memuja keheningan. Memang benar bahwa danau tamblingan seakan keluar dari hiruk pikuk peradaban. Walau sunyi namun ia tetap menawarkan indahnya pesona khas Pulau Bali seperti danau-danau lainnya ia juga memiliki permata Pura Ulun Danau atau Pura tempat pemujaan Dewi Danu/Danau. Karena Keindahan, kesunyian yang seakan menghipnotis yang mampu membuat suasana menjadi amat damai. Membuat banyak insan yang segera akan melangsungkan pernikahan mengabadikan momen mereka di danau ini. dan Danau Tamblingan adalah salah satu tempat wisata di bali yang menjadi tempat terfavorit dan paling populer untuk melakukan sesi prewedding di Bali.

Beranjak pada waktu petang datanglah kemudian orang-orang dengan membawa tenda mereka untuk bermalam di danau tamblingan karena danau ini juga adalah spot terbaik untuk berkemah atau camping sehari yang biasanya akan ramai di akhir pekan. Suasana yang kita dapat dari camping disini tentu yang dicari adalah kesunyian dan ketenangannya, menyatu dengan alam serta melepaskan beban untuk sejenak saja. Memandang tepi danau dengan air jernihnya, berkayuh diatas sampan atau sambil memancing semua bisa dilakukan di danau tamblingan.

Hanya saja saya tidak akan menyarankan untuk berenang di danau ini. Selain karena airnya yang pasti sangat dingin karena udara saja diwilayah ini bisa turun sampai 15 derajat apalagi suhu airnya. Selain itu kita harus paham tentang danau ini juga, kita tahu danau ini adalah sebenarnya kaldera yang tentu saja danau seperti ini memiliki karakteristik danau dalam. dan di danau tambilangan memiliki kedalaman puluhan meter. Mengapa harus berenang? tidakah kita cukup hanya menikmatinya saja tanpa harus melakukan tindakan berbahaya. Bukankah kita sedang berwisata.

danau tamblingan

Via Instagram by @yulianaismyname

Via Instagram by @gede_suweca

Via Instagram by @rieff_mocanphoto

Via Instagram by @christian.sinaga

 

Kesimpulan

Dengan melihat karakteristik kedua danau kembar Buyan dan Tamblingan maka kita dapat memiliki suasana seperti apa yang kita inginkan. Keduanya dapat dinikmati dari kejauhan atau dari atas tebing kaldera. Namun hanya danau buyan yang memancarkan keindahannya ketika kita memandangnya dari jauh. Dan saat berbicara soal keindahan yang nyata maka danau tamblingan adalah pilihan terbaik. Walau tidak berarti danau buyan tidak dapat dinikmati dari dekat. Nyatanya di danau buyan juga terdapat tempat perkemahan sama halnya seperti danau tamblingan. Namun orang lebih suka kepada danau Tamblingan karena kesunyiannya.

Cara terbaik untuk menikmati keduanya adalah pertama-tama kita bisa singgah dulu di tempat persinggahan diatas danau buyan sambil menikmati minuman hangat bersama teman atau orang yang kita sayangi. Setelah puas kita dapat beranjak untuk turun ke danau tamblingan. Bawa juga perbekalan karena tidak ada warung disekitar tepian danau tambilang. hanya pepohonan rindang dan Pura Ulun Danau di satu sudut serta barisan sampan-sampan kayu menghiasi bibir danau.

 

Tempat Wisata di sekitar Danau Buyan dan Tamblingan.

Jantung pulau Bali dikawasan Bedugul dan juga sekitarnya adalah gudangnya tempat wisata. Ada Kebun Raya Bedugul dimana selain kita bisa berekreasi sekaligus sebagai tempat edukasi karena mereka memiliki banyak sekali jenis flora di dalamnya. Juga di bagian bukit kebun raya bedugul bisa juga untuk melihat pemandangan danau Beratan.

Tentu saja juga ada Pura Ulun Danu Danau Beratan yang sudah tersohor itu. Ada juga gerbang handara yaitu sebuah candi bentar yang sangat indah. Candi bentar ini gerbang masuk ke kawasan Handara Golf & Resort. Karena keunikan arsitekturnya banyak wisatawan berhenti sejenak untuk mengabadikan momen mereka saat berwisata ke Bali.

Di jalur atas danau buyan juga tepatnya saat melintas di desa gobleg kita bisa masuk lebih dalam untuk melihat air terjun banyumala. Air terjun ini adalah salah satu air terjun terindah di Bali. dibawahnya terdapat seperti kolam yang cukup luas dengan kedalaman yang wajar serta air yang tenang karena air terjun ini airnya tidak langsung jatuh menghujam dasar yang mengakibatkan cerukan air terjun menjadi dalam dan berbahaya.

Karena begitu banyaknya tempat wisata di daerah ini maka jika anda menyukai semuanya apalagi dibagian lebih ke utara danau buyan dan tamblingan juga ada air terjun gitgit atau ke barat dengan air terjun golden valley dan air terjun munduk. Anda bisa mengabiskan masa berwisata anda di daerah bedugul karena sudah banyak terdapat villa, resort dan bungalow dengan berbagai penawarannya. Akhir kata, semoga ulasan tentang danau buyan dan tamblingan ini bermanfaat untuk anda. Selamat Beriwisata dan Enjoy Bali. 🙂

Pendapat anda tentang objek wisata ini.

Hi. Saya Bagus Negara, seseorang yang suka jalan-jalan. Juga karena bekerja di industri wisata di Bali. Melalui site ini saya akan berbagi pengalaman saya saat mengujungi tempat-tempat wisata di Bali. Keep Calm and Enjoy Bali, karena Bali itu 'gak hanya pantai.

Lihat Juga