Monkey Forest Ubud, Bercengkrama dengan Kera Lucu

By: Bagus Negara
4.25/5 (8)

Pulau Bali memiliki berbagai jenis satwa liar mulai dari yang paling langka dan dilindungi seperti jalak putih yang hidup di daerah Taman Nasional Bali Barat, kera hitam, sampai kera abu-abu yang paling sering di jumpai terutama di daerah kawasan suci seperti Pura, dari mulai anda memasuki pulau Bali di arah barat sudah dapat ditemui disepanjang jalan bahwa kera abu-abu jumlahnya sangat banyak. Namun ada beberapa tempat di Bali ini yang cukup populer untuk berinteraksi langsung dengan kera jenis ini seperti di Pura Pulaki di Barat, Pura Uluwatu di Bali selatan, daerah bedugul yang sejuk serta beberapa tempat yang memang di khususkan untuk wisata melihat para kera lucu ini. Anda bisa menemukan mereka di Alas Kedaton di Tabanan dan yang populer dan juga yang akan kita bahas sekarang adalah di Monkey Forest Ubud.

 

monkey forest ubud
Monkey Forest Ubud, Gambar: monkeyforestubud.com

 

Kera abu-abu di Monkey Forest Ubud.

Namanya kera abu-abu tentu mereka adalah jenis populasi kera paling banyak di bali selain kera hitam yang terkadang memang jarang ditemui terkecuali anda mencarinya di Taman Nasional Bali Barat tempat habitat asli mereka.

Kera abu-abu memiliki karakter yang sangat khas seperti warna abu-abu terang, berekor panjang, hidup berkelompok dengan satu sampai dua pejantang utama sebagai pemimpin. beberapa karakter unik mereka yang juga tidak kalah terkenal adalah sifat usil mereka kepada manusia bahkan karena sudah terbiasa usil terhadap para wisatawan khususnya di Pura Uluwatu sifat mereka berevolusi membuat para ilmuan di seluruh dunia datang khusus ke Pura Uluwatu untuk melakukan pengamatan dan liputan khusus oleh National Geographic.

Namun berbeda dengan kera abu-abu yang ada di monkey forest ubud, sifat mereka lebih tenang bahkan sedikit tidak peduli dan inilah yang membuat kera abu-abu di monkey forest ubud disukai wisatawan karena mereka bisa langsung bercengkrama tanpa takut barang bawaan mereka “dicopet”. Walau pembawaan mereka lebih tenang dari pada sepupu mereka yang di Pura Uluwatu namun saya tetap mengingatkan untuk para wisatawan yang ingin berkunjung ke monkey foret ubud untuk tetap berhati-hati karena pada dasarnya mereka adalah hewan liar.

 

kera malas di monkey forest ubud

kawasan monkey forest ubud

 

Monkey Forest Ubud adalah kompleks Pura.

Pada awalnya dan hingga kini kawasan monkey forest terdapat 3 Pura yaitu Pura Dalem sebagai tempat pemujaan para Dewa khususnya Dewi Durgha serta Pura Prajapati tentunya tempat pemujaan Dewa Yama atau Dewa Prajapati serta Pura Beji atau Pura yang disucikan karena mata airnya.

Ketiga Pura ini khusunya dipuja oleh warga desa Padangtegal, Ubud. Karena berada di kawasan suci Pura, inilah yang membuat monkey forest menjadi lebih menarik dengan berbagai bangunan khas arsitektur dan ukiran Bali di sana sini. dan juga penataan tempat yang sangat baik sehingga berkunjung ke monkey forest ubud tidak saja hanya untuk melihat kera abu-abu namun juga menikmati arsitektur Bali dan juga keindahan alam di kawasan suci ini.

Bercengkrama langsung dengan kera abu-abu.

Mau berinteraksi lebih dekat dengan kera abu-abu? cobalah untuk membeli beberapa makanan untuk mereka yang sudah disediakan oleh pengelola monkey forest ubud seperti pisang dan kacang. Dan andapun dapat berkesempatan untuk berinteraksi dengan lebih dekat dan mengabadikan momen tersebut pada sebuah foto atau video yang bisa anda tunjukan nanti sebagai “oleh-oleh” dari pulau Bali.

Tidak perlu takut karena anda akan didampingi oleh pemandu agar tetap aman. Jika anda merasa kurang yakin untuk berinteraksi langsung seperti membiarkan mereka untuk memanjat tubuh anda mungkin opsi lain adalah dengan melihatnya saja karena tingkah laku kera abu-abu juga tidak kalah menarik untuk di saksikan seperti bercanda ke sesamanya, melompat kesana kemari atau hanya melamun bermalas-malasan. dan inilah membuat tingkah mereka semakin lucu untuk dilihat.

Walaupun saya menganggap kera abu-abu di monkey forest ubud adalah salah satu kera “pemalas” di seluruh Bali. Namun tetap saya sarankan untuk berhati-hati untuk tidak membuat kera-kera tersebut menjadi bertindah agresif karena pada dasarnya mereka adalah hewan liar, tidak seperti hewan peliharaan di rumah. Ikuti semua petunjuk keselamat saat berwisata ke monkey forest yang akan disampaikan kepada pengunjung langsung oleh para penjaga, pada tiket masuk dan juga beberapa pengumuman keselamatan yang di tempatkan di beberapa sudut kawasan monkey forest.

 

pura dalem di monkey forest ubud

pura beji di kawasan monkey forest ubud

jembatan naga di monkey forest ubud

sungai jernih di kawasan monkey forest ubud

 

Tiket masuk dan Lokasi Monkey Forest Ubud.

Adapun tiket masuk ke monkey forest adalah 40 ribu rupiah untuk dewasa dan 30 ribu rupiah untuk anak-anak. Jadi sudah cukup terjangkau untuk kita semua.

Monkey forest ubud berada di daerah ubud, tempat yang sudah kita kenal sebagai pusat wisata dan budaya di pulau Bali dengan berbagai objek wisata menariknya seperti Terasering Tegalalang, Puri Ubud, Pura Gunung Kawi Sebatu, Museum Blanco atau Bukit Cinta Campuhan, dll. jadi dari ubud inilah anda bisa menikmati berbagai macam tempat wisata di bali paling menarik.

Dan itulah berbagai hal tentang monkey forest ubud yang bisa saya sampaikan sebagai bisa dijadikan referensi untuk berkunjung dan menjadi salah satu tempat yang akan anda kunjungi selama anda liburan di pulau Bali. Akhir kata, Selamat berwisata dan Enjoy Bali. 🙂

Pendapat anda tentang objek wisata ini.

Hi. Saya Bagus Negara, seseorang yang suka jalan-jalan. Juga karena bekerja di industri wisata di Bali. Melalui site ini saya akan berbagi pengalaman saya saat mengujungi tempat-tempat wisata di Bali. Keep Calm and Enjoy Bali, karena Bali itu 'gak hanya pantai.

Lihat Juga